Langsung ke konten utama

Postingan

Kata Orang Kita Beda

kata orang kita beda bagai langit dan bumi tapi bukankah burung dapat menggapai langit? kata orang kita beda bagai hitam dan putih tapi bukankah zebra tampak cantik dan indah? kata orang kita beda bagai pahit dan manis tapi bukankah secangkir kopi memiliki keduanya? kata orang kita beda bagai air dan minyak tapi bukankah sabun dapat melarutkan keduanya? kata orang kita beda tapi tidak ada yang dapat memisahkan kita

Bahasa Bapak

Saya melihat segelas teh tubruk yang sudah mulai kehilangan kalornya. Itu teh buatan ibu saya untuk bapak saya. Belum diminum sedikit pun karena tidak seperti biasanya sampai jam 7 malam bapak saya belum juga pulang. Ibu saya memang perhatian. Selalu menyiapkan teh untuk menyambut bapak saya pulang. Bahagia betul bapak saya dapat istri seperti ibu saya. Tiba-tiba saya terpikirkan, saya masih muda, belum menikah. Jodoh pun belum ada bayangan. Seketika saya membayangkan sudah menjadi seorang bapak yang mempunyai anak usia belasan. Dalam bayangan saya, dia bertanya, "Ayah, kalo ayah aku panggil Bokap boleh gak?" Anak saya nampaknya jauh lebih "gaul" daripada saya kelak. Berani juga bertanya seperti itu, sebab saya saat ini agak canggung bertanya hal-hal yang tidak serius seperti itu. "Boleh dong." "Kalo aku panggil Papa?" "Gak boleh!" "Lho, kenapa, Yah?" "Kamu boleh panggil Ayah bokap, bapak, ayah, babe, atau bapake, tapi ...

Bahagia Indonesia

Apakah Anda orang Indonesia? Pernahkah Anda membenci Indonesia? Pernahkah Anda merasa ingin berpindah kewarganegaraan? Pernahkah Anda jengah dengan dinamika yang ada di Indonesia? Pernahkah Anda merasa hina karena terlahir sebagai Indonesia? Seringkah Anda memimpikan Indonesia menjadi seindah negara lain? Pernahkah Anda berpikir Indonesia adalah negara yang buruk, penuh dengan masalah di segala aspek yang terus muncul tak berujung? Apakah Anda tidak bahagia menjadi seorang Indonesia? Jika jawaban Anda iya, Anda sebaiknya bertanya kepada diri Anda sendiri, apakah bahagia itu? Berapa persenkah Indonesia yang telah Anda jelajahi? Karena Anda berada di golongan 9% orang Indonesia. Sementara 91% lainnya merasa bahagia berada dan menjadi Indonesia. Dua lembaga survei internasional merilis hasil surveinya terhadap tingkat kebahagiaan masyarakat Indonesia, yaitu Asiabus  dan Ipsos Global Advisor . Keduanya mendapatkan hasil survei yang mengejutkan. Sama-sama mendapat hasil bahw...

Panglima Betina

Kamu tahu hati ini kuat Telah aku bangun benteng berlapis-lapis untuk melindunginya Memang ada sedikit lubang di sana Tapi telah aku susun lagi batanya Aku gunakan bata terkuat Dan kurekatkan dengan ramuan putih telur nenek moyang Aku harap itu akan kuat hingga ribuan tahun Kamu ini apa? Hanya perempuan biasa yang tidak binaraga Tapi kamu panglima perang Kamu pintar Kamu serang bagian terlemah bentengku Di saat aku lengah Dalam sekejapan mata telah kamu runtuhkan benteng yang susah payah aku bangun Aku kalah Dalam sekejapan mata juga, kamu kuasai hatiku Merajainya dan tinggal tentram di dalamnya

Musik Kotak-kotak

Musik, dengan definisi yang kubuat sendiri, adalah rangkaian nada-nada yang dinamis dengan tempo tertentu yang dihasilkan dari alat atau instrumen. Musik dapat dimainkan oleh satu orang atau dalam grup. Musik memiliki berbagai macam jenis atau aliran. Di antaranya, pop, dangdut, jazz, rock, campur sari, keroncong, reggae, rebana, tradisional, dan masih banyak lagi. Tiap-tiap aliran musik memiliki keunikan masing-masing. Mulai dari alat musik, nada dasar, tempo hingga lirik dan bahasanya. Semua aliran musik itu indah berkat keunikannya. Keunikan dari masing-masing musik itulah yang membuat setiap aliran musik memiliki penggemarnya masing-masing. Tak sedikit pula yang menjadi penggemar fanatik dari aliran musik tertentu sehingga hanya aliran musik itulah yang didengarkan bahkan sampai ke individu atau grup musik tertentu saja.

Bersembunyi dengan Snorkeling

Aku pernah berada di atas sebuah kapal laut, speed boat lebih tepatnya . Aku pandangi laut. Di ujung cakrawalanya terdapat gugusan Kepulauan Seribu. Ada juga kapal-kapal yang hilir mudik menyeberangi lautan. Ombaknya naik turun seiring dengan hembusan angin laut seakan memanggil-manggilku untuk ikut masuk ke dalam ombak ciptaannya, menari balet bersama ikan-ikan aneka warna yang tak terhitung jumlahnya. Pantulan sinar matahari pun menambah keindahannya. Jauh dari pandangan, ada perbedaan warna laut. Biru muda dan biru tua, menandakan perbedaan kedalaman. Aku sentuh air laut. Dingin, sejuk, tapi sayang, asin ketika kukecap. Ya karena memang ini laut. Terlihat juga ikan-ikan cantik berenang-renang dengan siripnya yang lentik. Tak berani aku mengusik. Aku ingin sekali masuk ke laut. Sepertinya asik bersama mereka, penuh sahaja. Tapi yang aku ingat, aku tak punya insang, sisik, dan sirip untuk berenang cukup kuat di sana. Aku juga tidak bisa berenang. Berenang sedikit saja sudah pani...

Langkah Kepadamu

Kamu tau aku di sini Aku tidak tau kamu di mana Aku mau menujumu Kamu tau itu Aku tidak tau jalan menujumu Tapi kamu tidak mau menjemputku ke sini Mungkin karena kamu wanita Kamu hanya memberikan tanda Tanda sandi yang terlebih dulu harus aku pecahkan Sandi yang teramat sulit Apakah kuliah S2-mu jurusan persandian? Sandi-sandimu sudah tingkat master Banyak tanda yang samar di sana Aku tidak paham Tapi baiklah, aku tinggalkan sandimu Akan aku cari kamu sampai dapat Adam pasti akan menemukan Hawa walaupun di belahan bumi yang berbeda Instingku yang akan menuntunku Mencoba menangkap sinyalmu Tipis sekali sinyalmu Terlalu jauh kamu bersembunyi Tapi tak apalah Sekarang tidurlah dulu Besok pagi akan kubangunkan kamu dengan kecupanku