Sore, air laut menyapu pantai. Membawa butiran pasir lalu membawanya pergi lagi. Sepasang kaki putih bersih tenggelam setengah senti di pasir. Kaki milik seorang gadis yang sering dipanggil Suri. Lengkapnya Ifsuri Meilani. Gadis desa, kembang desa, dari keluarga biasa. Cantik mempesona. Rambutnya panjang sebawah pundak, berwarna kecoklatan, keriting agak kusut. Kulitnya tetap putih, mungkin ada garis keturunan China. Tangannya terlipat di depan dadanya. Risau menanti Wilan, kekasihnya. Seorang remaja yang juga dari keluarga biasa. Tidak begitu tampan, hanya saja menjadi pujaan perempuan-perempuan setempat. Dia cerdas, tidak heran jika dia berhasil meraih beasiswa dari sekolah dasar hingga kuliah. Dan sekarang diharuskan berangkat ke Kepulauan Natuna. Beasiswa kuliahnya yang mengharuskannya. Bekerja sebagai teknisi pertambangan minyak dan gas bumi selama 10 tahun. Klausul lain menyebutkan bahwa Wilan tidak diizinkan pulang dan atau menikah dalam jangka waktu 2 tahun pertamanya den...
Di mata kita ada lensa yang membalikkan posisi benda,
tapi otak kita selalu mampu menormalkannya kembali.