Langsung ke konten utama

Pintu dan Kertas


Hai kamu yang di sana
Yang setiap hari aku coba ketuk pintunya
Mengapa tidak pernah kamu buka?
Apa telah ada seseorang di dalamnya?
Ataukah kamu tidak mau membukanya?
Atau justru kamu telah lupa bagaimana cara membukanya?
Kalau begitu tolong katakan padaku
Tuliskan di sebuah kertas, kemudian selipkan lewat bawah pintumu
Kalau kamu tidak punya kertas kosong, gunakan saja surat cintaku yang pernah kukirimkan untukmu
Aku tidak tau apakah kamu masih menyimpannya agar bisa kamu baca sewaktu-waktu untuk mengingatku
Tapi aku berharap untuk itu
Berharap kamu buka pintumu untukku agar aku bisa masuk dan tinggal di dalamnya
Menetap di sana berdua denganmu
Saja
Dan jika kamu belum membukanya untukku sekarang, aku akan mencoba mengetuknya lagi besok
Dan besoknya lagi
Dan besoknya lagi
Dan sampai kapanpun
Sampai kamu sadar bahwa hati itu memang untuk kutinggali berdua denganmu, selamanya

Komentar